Kerja Kolektif Mengembalikan Lagi Kepercayaan Jakmania kepada Persija


Kamis, 16 Mei 2024 – 19:04 WIB

Jakarta – Persija Jakarta menjalani musim yang tak memuaskan bagi Jakmania. Mereka ada di urutan kedelapan klasemen Liga 1 2023/2024. Prestasi yang menurun itu berimbas kepada animo suporter untuk memberi dukungan kepada tim berjuluk Macan Kemayoran.

Baca Juga :

Persib Larang Suporter Bali United Hadir di Stadion Si Jalak Harupat

Ketua Umum Jakmania, Diky Soemarno juga menyadari akan adanya penurunan animo suporter untuk mendukung langsung Persija Jakarta di stadion. Ini pula yang kemudian dikatakannya berimbas kepada finansial klub yang dalam dua musim belakangan bermasalah.

Diky sendiri heran, mengapa ketika manajemen Persija coba membentuk tim dengan pemain bintang atau yang biasa mereka sebut Los Jakartos, selalu saja ada masalah di luar lapangan. Dia memberi contoh musim 2015, di mana kompetisi dihentikan karena ada masalah di PSSI.

Baca Juga :

PSSI: 50 Ribu Tiket Timnas Indonesia Sudah Terjual

Pada 2020, manajemen Persija juga coba mendatangkan nama besar di sepakbola Indonesia seperti Evan Dimas dan Marc Klok, tapi kemudian COVID-19 melanda. Di musim 2023, Jakmania senang dengan tim yang dibentuk, tapi kemudian terjadi Tragedi Kanjuruhan.

Musim 2023 yang tersendat itu dikatakan Diky meninggalkan masalah finansial dan terjadi sampai sekarang. Manajemen Persija masih belum bisa keluar dari masalah ini.

Baca Juga :

Tiket Timnas Indonesia Mahal, PSSI Minta Maaf

Masalah yang menimpa Persija ini diakui Diky harus dicarikan jalan keluarnya secara kolektif. Dia sendiri memiliki tugas untuk kembali meningkatkan kecintaan suporter kepada tim.

“Ketika kita sudah merencanakan sesuatu tapi ternyata tidak berjalan dengan baik ya pasti ada yang berubah. Kalau dari sisi Jakmania sendiri, kami merasakan kok karena bagaimana animo pertandingan menurun jauh dibanding musim lalu,” kata Diky Soemarno ketika ditemui di Jakarta, kemarin.

“Bayangkan saja, ketika lawan Persis Solo hari Selasa, yang dijual tiket bawah saja tidak sold out. Saya juga tidak tahu ini terjadi apa dan bagaimana, menurut saya ini harus kerja semuanya, bukan cuma kerja klub, saya juga sebagai Ketua Umum Jakmania juga harus bekerja meningkatkan gairah teman-teman untuk mencintai Persija lagi,” imbuhnya.

Satu hal yang ditekankan oleh Diky, untuk mengembalikan kepercayaan suporter kepada Persija adalah menyelesaikan masalah yang ada. Ini jadi tugas utama manajemen, karena jika dibiarkan akan berdampak panjang.

“Itu bisa terjadi kalau kepercayaan kita kepada Persija sudah baik lagi. Caranya mengembalikan itu, Persija harus menyelesaikan semua masalah-masalahnya. Kalau belum selesai, kepercayaan itu tidak akan datang dan silahkan rasakan sendiri akibatnya.”

Halaman Selanjutnya

“Ketika kita sudah merencanakan sesuatu tapi ternyata tidak berjalan dengan baik ya pasti ada yang berubah. Kalau dari sisi Jakmania sendiri, kami merasakan kok karena bagaimana animo pertandingan menurun jauh dibanding musim lalu,” kata Diky Soemarno ketika ditemui di Jakarta, kemarin.

Halaman Selanjutnya




Posted

in

by