Benarkah Kopi Tanpa Gula Baik untuk Jantung? Begini Penjelasan


Selasa, 28 Mei 2024 – 08:01 WIB

Jakarta – Kopi tanpa gula memang digemari banyak orang untuk memulai hari. Selain membantu meningkatkan fokus dan energi, kopi hitam juga disebut-sebut memiliki manfaat bagi kesehatan jantung. Benarkah demikian?

Baca Juga :

Kematian Usia Muda Akibat Jantung Koroner Meningkat, Gaya Hidup Tak Sehat Menjadi Pemicu Utama

Menurut dr. Johan Winata, SpJP, Subsp, K,I(K), dokter spesialis jantung dan pembuluh darah dari RSPI Pondok Indah Puri Indah, anggapan tersebut memang ada dasarnya. Berdasarkan hasil penelitian, peminum kopi cenderung memiliki kesehatan jantung yang lebih baik di usia tua dibandingkan yang tidak minum kopi.

Namun, efek perlindungan ini tidak berlaku untuk semua orang. Konsumsi kopi berlebihan justru dapat membawa dampak negatif bagi kesehatan, terutama bagi mereka yang memiliki kondisi medis tertentu.

Baca Juga :

Profil Timnas Slovakia di Piala Eropa 2024: Menanti Aksi Gen Juara di Tangan Tukang Kopi

dr. Johan Winata, Sp. J. P, Subsp. K. I (K), FIHA

“Protektif ini bukan berarti(kopi) bagus banget buat jantung sih enggak” jelas dr. Johan dalam konferensi pers media di Jakarta, Senin, 27 Mei 2024.

Baca Juga :

Ikhtiar Wali Kota Benyamin Tekan Kenaikan Kasus Stunting di Tangsel

“Jadi, begitu dilihat ternyata populasi yang minum kopi kesehatan jantungnya di usia tua itu lebih bagus, cuma tidak terlalu signifikan. Tapi, untuk jangka panjang, minum kopi itu untuk risiko penyakit jantung lebih kecil,” sambungnya.

Meskipun demikian, dr. Johan juga menegaskan bahwa kopi, jika dikonsumsi berlebihan, tetap memiliki efek samping bagi tubuh. Salah satunya adalah masalah pada lambung.

Bagi mereka yang memiliki riwayat penyakit lambung, seperti maag atau GERD, dr. Johan menyarankan untuk menghindari kopi karena dapat memperparah kondisi tersebut.

dr. Johan Winata, Sp. J. P, Subsp. K. I (K), FIHA

dr. Johan Winata, Sp. J. P, Subsp. K. I (K), FIHA

Selain itu, kopi juga dapat menyebabkan masalah kesehatan bagi orang dengan gangguan jantung, terutama pada irama jantung. Konsumsi kopi dapat memperparah kondisi tersebut dan meningkatkan risiko serangan jantung.

“Jadi, kalau ada gangguan jantung, jantung irama terutama, minum kopi ya makin kacau. Ada jantung koroner, minum kopi detak jantung juga lebih cepat,” ungkap dr Johan.

“Kalau cepat, nanti gampang muncul nyeri dada, gampang timbul serangan jantung. Karena selain meningkatkan tekanan jantung, kopi juga bisa meningkatkan tekanan darah, terlebih kalau dikonsumsi pagi, siang, sore,” sambungnya..

Oleh karena itu, dr. Johan mengingatkan agar konsumsi kopi dilakukan dengan bijak dan sesuai dengan kondisi kesehatan masing-masing.

Bagi individu dengan kondisi medis tertentu, seperti penyakit lambung atau gangguan jantung, konsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum mengonsumsi kopi sangatlah dianjurkan.

Halaman Selanjutnya

Meskipun demikian, dr. Johan juga menegaskan bahwa kopi, jika dikonsumsi berlebihan, tetap memiliki efek samping bagi tubuh. Salah satunya adalah masalah pada lambung.

Halaman Selanjutnya




Posted

in

by